Latest Posts

Memunculkan Subtitle pada HP Android

Pada artikel sebelumnya saya membahas tentang memunculkan subtitle pada TV sekarang saya akan membahas tentang bagaimana cara memunculkan subtitle pada handphone android. Kamu-kamu pasti sering menonton film di handphone kan yaa, syukur-syukur kalau itu bahasanya bisa dimengerti kalau ga ngerti bagimanee tu ceritanya hahaha. Jangan kawatir...handphone yang menggunakan sistem operasi android termasuk yang gampang mencari aplikasi free nya, untuk kali ini saya merekomendasikan aplikasi MX Player.

1. Download MX Player. Kalau dari handphone tinggal buka google play trus searching deh MX Player.


2. Letakkan file video (.mkv, .mp4, dll) dan file subtitle (.srt atau .ssa) dalam satu folder. Buka aplikasi MX Player maka akan muncul seperti gambar dibawah. Aplikasi ini akan membaca file sort berdasarkan nama folder, maka dari itu film dimasukkan ke dalam folder biar ga bingung hehe.. dan jangan lupa agar file video dan file subtitle dibuat dengan nama file yang sama (contoh : pinocchio.mkv dan pinocchio.srt) agar sewaktu video diputa maka subtitle akan langsung terbaca oleh aplikasinya.




3. Taraaaaaa.......selamat menonton :)

Cara Agar Subtitle File .srt Muncul di TV

Saya sendiri termasuk orang yang sering mendownload film, jarang banget nonton bioskop hitung-hitung buat menghemat hahaha apalagi karena LDR-n (lah kok curhat :p). Kalau nonton di laptop atau PC itu sering ga puas bawaannya karna memang karna ukurannya hanya 14", berasa ga greget gitu nontonnya. Mikir gimana buat nonton di tv tapi malah ga muncul subtitlenya karna emang file .srt nya gak kebaca. 

Akhirnya iseng searching sana sini coba ini itu dapatlah caranya biar bisa nonton di tv dan subtitle nya muncul, mungkin cara ini gak berlaku buat semua jenis tv tapi saya sudah mencoba di tipe Samsung LCD dan Sony LED Bravia, cara adalah sebagai berikut :

1. Download aplikasi Macallan Convert Srt . Aplikasi ini akan mengubah file .srt yang kamu download menjadi file .ssa yang dapat dibaca oleh tv.

2. Setelah diinstal lalu buka aplikasinya, pada isian to convert isi dengan file .srt yang akan diubah dengan cara meng-klik browse lalu pilih file.

3. Pada kolom to create, ketik [nama_file].srt.ssa. Perlu diingat bahwa nama file yang digunakan harus sama dengan nama file yang ada pada file .srt.
Contohnya : nama file srt adalah episode3.srt maka pada kolom to create ketikkan episode3.srt.ssa. Lalu klik convert dan tunggu sampai proses selesai.

4. Untuk selanjutnya, copy paste file .srt lalu ubah salah satu file dengan format [nama_file].sub, contohnya : episode3.sub. Perlu diingat lagi bahwa nama file harus sama.

5. Copy kan file film, file .srt, file .ssa dan file .sub pada satu folder, jangan lupa untuk menyamakan nama file nya.
Contoh : BreakingBad.mkv, BreakingBad.srt, BreakingBad.srt.ssa, BreakingBad.sub.

6.Colokkan Flashdisk ke tv. Lalu tekan tombol hijau pada remote tv (tipe Sony LED Bravia dan LCD Samsung).

7. Untuk beberapa TV keluaran terbaru (termasuk untuk Sony LED Bravia) ternyata sudah bisa membaca file subtitle (.srt, .ssa dsb). Jadi tidak perlu me-convert file subtitle, cukup dengan menekan tombol berwarna "hijau" sudah bisa tampil deh subtitlenya, tapi jangan lupa untuk tetap menyamakan nama file video dengan nama file srt nya ya :)

Taraaaaa selamat menonton, semoga membantu..

*update 4 Januari 2016 :
Ternyata untuk tv merk Sony Bravia ini tidak dapat membaca subtitle berekstensi .ssa
Agar terbaca bisa meng-convert file .ssa to .srt
Ini untuk tv merk Sony Bravia dan saya belum tau untuk merk tv merk lain.

*update 21 Desember 2016
Untuk tv LED Sharp Aquos, subtitle langsung terbaca jika file video dan file subtitle menggunakan nama file yang sama dan tv ini bisa membaca format subtitle berekstensi .srt dan .ssa

Tombol Hijau Pada Remote TV Sony LED Bravia

Bridesmaid Inspiration

Sering bingung kalau dikasih seragam buat bridesmaid kan yaa :D
Kebetulan beberapa bulan terakhir 2 orang sahabat terdekat saya nikahan, jd sketch baju yang selama ini saya buat bisa direalisasikan deh hihi. Ada dua model yang mau saya terangin, satunya kebaya dan satunya lagi dress, mudah-mudahan bisa dijadiin inspirasi yaa 


Model dress ini paling favorit hihi ngerasa kurusan kalau make yang ini :D sengaja ngasih model kerut lipatan dibawah dada biar berkesan tinggi dan ramping. Kelupaan buat motoin bagian belakangnya :( tapi ini ada sketsanya, modelnya mirip banget karna ini untung banget penjahitnya mau ngikutin model apa yang saya mau. 


Bagian belakangnya model kancing, setelah kerutan di pinggang ada lagi brokat berbentuk segitiga buat bikin manis model belakangnya. Kerutan dibagian bawah dada juga dibuat kecil ditengah lalu membesar ke samping sampai ke belakang, kalau kerutan dibuat sama besar malah memberi kesan biasa pada bajunya.



Kebaya ini perpaduan model peplum atasannya tetapi untuk bagian belakangnya saja, model seperti ini saya pilih karna mengikuti postur tubuh saya yang tidak langsing lagi hahaha.. kebayangkan yaa kalau model peplum semua sampai depan gimana kelihatannya, bisa kaya balon jalan kali hikss. Menurut saya model peplum sangat cocok untuk yang berpostur tubuh kurus atau langsing. Untuk bagian depan biar sedikit manis saya beri aksen pada bagian bawahnya dan penggunaan belt pita pada bagian bawah dada untuk menegaskan bentuk pinggang agar terlihat curvy-nya dan belt pita ini nyatu ke bajunya bukan yang bisa dilepas pasang, penjahitnya bilang kalau yang bisa dilepas itu kadang bikin gak nyaman kalau dipake bisa miring atau malah lepas karna digunakan untuk aktifitas seharian. Karna model kebaya atasannya udah lumayan ribet jadi untuk roknya saya menggunakan model biasa dan bagian depannya ada belahan sampai bawah lutut.

Semoga memberi inspirasi ya buat yang lagi kesusahan nyari model baju hihi. Ini juga ada beberapa foto teman-teman saya yang menggunakan model baju berbeda saat kami menjadi bridesmaid :)




Disable Right Click di Blog



Bagi kamu-kamu yang mau meminimalisir blog nya di plagiat alias di copy paste tanpa izin, bisa dicoba nih trik yang satu ini. Ketika blog kamu di klik kanan oleh viewers maka akan muncul message box. Coba kamu klik kanan bagian blog saya ini, maka akan muncul message box nya. Caranya gampangg...

<script>
var message="Enjoy My Blog Dear Viewers :)";
function clickIE4(){ 
       if (event.button==2){
           alert(message);
           return false;
       }
  }
function clickNS4(e) {
       if (document.layers || document.getElementById||document.all) {
             if (e.which==2 || e.which==3) {
                 alert(message);return false;
             }
       }
}

if (document.layers) {
     document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
     document.onmousedown=clickNS4;
 } else if  (document.all || document.getElementById) {
     document.onmousedown=clickIE4;
}
document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false");
</script>

Cara Pertama
1. Login ke blogger
2. Pilih Layout -> Add A Gadget -> HTML/Javascript
3. Masukkan script seperti yang diatas

Cara Kedua
1. Login ke blogger, lau klik Go To Post List
2. Pilih Tempalte -> Edit HTML
3. Masukkan script seperti yang diatas ke bagian dalam <head>
4. Save Template.

Sekian blog hari ini, semoga membantu ya :)

Message Box pada Javascript

Message Box pada Javascript sering juga disebut sebagai Popup Box. Message Box biasanya digunakan untuk membuat sebuah konfirmasi atau pemberitahuan yang penting. Message Box atau Popup Box terdiri dari 3 jenis, yaitu Alert Box, Confirm Box dan Prompt Box. Apa aja bedanya, yuk lanjut dibacaa... :) 

1. Alert Box
Alert Box biasanya digunakan memberitahu suatu informasi ke user. Ketika Popup Alert muncul, user hanya dapat mengklik tombol "OK"
Syntax:
           window.alert("Teks yang ingin ditampilkan"); 
           atau 
           alert("Teks yang ingin ditampilkan"); 

Contoh:
    
<html>
<body>
<p>Klik tombol untuk menampilkan Alert Box</p>
<button onclick="myFunction()">Coba</button>
<script>
function myFunction() {
    alert("Hello World");
}
</script>
</body>
</html>

Maka yang akan ditampilkan adalah :


2. Prompt Box
Prompt Box biasanya digunakan jika kamu menginginkan user untuk menginputkan value sebelum melakukan sebuah proses. Ketika popup Prompt Box muncul, user harus mengklik tombol "OK" atau "Cancel" untuk melakukan proses inputan yang telah dimasukkan. Jika mengklik OK maka value inputan akan diproses, jika "Cancel" maka akan return Null.
Syntax: 
            window.prompt("Teks yang ingin ditampilkan","defaultText");

Contoh:

<html>
<body>
<p>Klik tombol untuk menampilkan Prompt Box</p>
<button onclick="myFunction()">Coba</button>
<p id="demo"></p>
<script>
function myFunction() {
    var x;
    var person = prompt("You seems to be new user, Please enter your full name to use chat group","Your Name Here");
    if (person != null) {
        document.getElementById("demo").innerHTML =
        "Hello " + person + "! How are you today?";
    }
}
</script>
</body>

</html>

Maka yang akan ditampilkan adalah :

3. Confirm Box
Confirm Box biasanya digunakan jika diperlukan user untuk melakukan verifikasi atau melakukan konfirmasi sesuatu. Ketika confirm box muncul maka user dapat meng-klik "OK" atau "Cancel". Jika user meng-klik "OK" maka akan bernilai true, jika meng-klik "Cancel" maka akan bernilai false.
Syntax:
          window.confirm("Teks yang ingin ditampilkan");

Contoh:

<html>
<body>
<p>Klik tombol untuk menampilkan Confirm Box</p>
<button onclick="myFunction()">Coba</button>
<p id="demo"></p>
<script>
function myFunction() {
    var x;
    if (confirm("Are you sure you want to continue?") == true) {
        x = "You pressed OK!";
    } else {
        x = "You pressed Cancel!";
    }
    document.getElementById("demo").innerHTML = x;
}
</script>
</body>

</html>

Maka yang akan ditampilkan adalah :

Sekian....semoga membantu buat kamu-kamu yang membutuhkan ya :)